Serial Diskusi Keilmuan Kimia

Peran akademisi dan peneliti bidang kimia dalam masa pandemik dan menyambut fase new normal berbasis riset kearifan lokal

Jakarta. Selasa, 9 Juni 2020, Serial Diskusi Keilmua Kimia diselenggarakan oleh prodi kimia. Tema yang diangkat adalah Peran akademisi dan peneliti bidang kimia dalam masa pandemik dan menyambut fase new normal berbasis riset kearifan lokal. Serial diskusi ini di dasari oleh mulai dibukanya akses setelah PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Serta peluang akademisi dan masyarakat kimia dalam menyikapi virus covid-19 dan usaha pencarian obat yang sesuai.

Sebagai narasumber adalah Dr. Sandra Hermanto, M.Si dan sebagai moderator adalah Tarso Rudiana, M.Si. Acara dibuka oleh Nurhasni, M.Si sebagai perwakilan prodi kimia. Peserta yang hadir sebanyak 121 yang berasal dari mahasiswa prodi kimia dan dosen prodi kimia. Diskusi berlangsung dalam durasi 2 jam dan dimulai pada pukul 13.00 – 15.00 WIB.

Dalam pemaparannya, narasumber memberikan gambaran mengenai kondisi new normal yang suka atau tidak, akan kita hadapi. Kondisi new normal yang disampaikan terutama yang berhubungan dengan dunia perkuliahan dan penelitian.

Sebagai bagian dari masyarakat kimia, peran riset dalam mendukung pencarian vaksin ataupun obat covid-19 sangat strategis. Beberapa contoh riset yang sangat mungkin dilaksanakan adalah studi biokimia atau bioinformatika dengan pendekatan komputasi.

Penelitian jenis ini memiliki keuntungan dikarenakan tuntutan untuk bekerja di laboratorium bisa diminimalkan. Yang pada akhirnya mendukung konsep new normal.

Pada akhirnya, harapan kita bersama supaya pandemi covid-19 segera berakhir. Serta kondisi new normal mampu memicu munculnya riset sejenis yang relevan. (AFT)