WEBINAR KIMIA SERIES – 5

Inhibitor Korosi dari Bahan Alam sampai aplikasi minyak nabati untuk Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Jakarta. Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan “WEBINAR KIMIA SERIES – 5”. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama UIN Jakarta, UIN Bandung, UIN Yogyakarta, UIN Semarang, dan UIN Malang. Webinar dilaksanakan pada hari Sabtu (09/04/2022) melalui media Zoom Meeting. Acara ini dihadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi, Ketua Program Studi Kimia, Mahasiswa aktif kimia UIN Jakarta, serta peserta dari UIN Bandung, UIN Yogyakarta, UIN Semarang, dan UIN Malang. Pembukaan acara dipimpin oleh MC, Agustina Vidiawati (Kimia 2020). Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Akbar Rizki (Kimia 2020) dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sambutan dalam acara ini disampaikan oleh Dr. Fahma Wijayanti, M.Si (Wakil Dekan III) dan Dr. La Ode Sumarlin, M.Si (Ketua Prodi).

Pembicara dalam acara ini adalah Dr. Tety Sudiarti, M.Si dosen program Studi Kimia UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Isalmi Aziz, M.T, Dosen Program Studi Kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dr. Tety Sudiarti, M.Si menyampaikan materi yang bertemakan “Bahan Alam Sebagai Inhibitor Korosi”, sedangkan Isalmi Aziz, M.T menyampaikan materi yang mengangkat tema “Sintesis Biohidrokarbon dari Minyak Nabati Melalui Reaksi Deoksigenasi“. Moderator pada acara inti adalah Yulyani Nur Azizah, M.Si (dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) memulai acara dengan membacakan CV dari Narasumber terlebih dahulu dan mempersilakan narasumber menyampaikan materi.

Dalam penelitiannya Isalmi Aziz, M.T melakukan Sintesis Biohidrokarbon dari minyak nabati melalui reaksi deoksigenasi, dimana pada saat ini sedang dikembangkan bahan bakar yang ramah lingkungan dan terbarukan karena dilihat dari jumlah bahan bakar fosil yang selama ini kita gunakan jumlahnya tidak sebanding dengan jumlah kebutuhan untuk saat ini. Biofuel adalah bahan bakar padat, cair, dan gas, yang diperoleh dengan pengolahan biomassa seperti tanaman, limbah pertanian dan kehutanan dan produk sampingan, pupuk kandang atau biomassa mikroba. Sedangkan Biohidrokarbon adalah bahan bakar cair yang berasal dari makhluk hidup yang hanya terdiri dari unsur karbon dan hydrogen. Kedua bahan bakar terbarukan tersebut sama-sama memiliki kelebihan ramah lingkungan. Bahan utama yang digunakan adalah minyak nabati dan zeloid sabagai katalis. Sedangkan maksud dari reaksi deoksigenasi merupakan proses pengurangan oksigen terlarut akibat aktivitas bakteri dalam menguraikan bahan organik dalam air. Dengan begitu hasil penelitiannya memberikan pengaruh yang baik dalam pengembangan pembuatan bahan bakar terbarukan.

Usai penyampaian materi oleh Narasumber dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipimpin oleh Moderator. Materi yang disampaikan sangat luar biasa sehingga mahasiswa dan dosen kimia pun antusias untuk bertanya.

Sebelum ditutup sesi diskusi moderator menyerahkan sertifikat kepada narasumber secara simbolis sebagai ucapan terimakasih dan penghargaan bagi narasumber.

Setelah moderator mengakhiri sesi tanya-jawab dan mengundurkan diri, acara kembali dipimpin oleh Mc. WEBINAR KIMIA SERIES – 5 ini sebelum ditutup Mc terlebih dahulu memberikan doorprize kepada 5 penanya terbaik berdasarkan pilihan kedua narasumber.

Agenda terakhir adalah pembacaan doa oleh M. Akbar Rizki AL- Fadhillah (angkatan 2020), Selanjutnya pada penutupan acara dilakukan sesi foto bersama dan penyampaian terima kasih sekaligus permohonan maaf kepada pembicara oleh MC. (HIMKA)