KELAS RISET KE-8

RENCANA RISET YANG BAIK UNTUK KULIAH TEPAT WAKTU DAN BERKUALITAS

Jakarta, 5 Oktober 2022.  Program Studi Kimia kembali menyelenggarakan kegiatan Kelas Riset, dan tgl 5 Oktober ini memasuki kelas riset ke-8.  Kelas riset kali ini, seperti kelas riset sebelumnya, kembali memotivasi mahasiswa untuk merencanakan risetnya dengan baik, dan merupakan rangkaian proses yang diselenggarakan oleh Program Studi meningkatkan jumlah mahasiswa yang lulus tepat waktu.  Pada kesempatan kelas riset kali ini juga didominasi oleh angkatan 2019. Angkatan ini menjadi perioritas karena menjadi salah satu sasaran program akselerasi, juga angkatan inilah yang YANG AKAN MEMASUKI KEGIATAN RISET SEMESTER 7.  Terdapat informasi baru yang sampaikan dalam kelas Riset ini, yaitu penegasan komitmen program studi untuk memfasilitasi mahasiswa lulus tepat waktu dan BERKUALITAS. Hal ini dibuktikan dengan peluncuran PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS & EFISIENSI PENGELOLAAN TUGAS AKHIR oleh PRODI KIMIA sehingga proses pengelolaan tugas akhir makin efisien dan sistematis. Pada kesempatan ini materi langsung disampaikan oleh Ketua Program Studi Kimia, Dr. La Ode Sumarlin, M.Si.

Beberapa hal yang ditekankan pula dalam pemaparan materi diantaranya bahwa berbagai program yang dilaksanakan oleh Program studi telah menunjukkan trend yang positif misalnya tahun ini, ketika mahasiswa memasuki Zona penelitian itu di semester 7, telah ada sekitar 10 mahasiswa angkatan 2019 yang telah mendaftarkan proposalnya yang proyeksikan untuk menyelesaikan perkuliahan di semester 8. Trend ini juga diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa lain di lingkungan Program Studi Kimia.

Upaya terus-menerus untuk memastikan mahasiswa lulus tepat waktu dilaksanakan oleh program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hal ini dilakukan dengan meluncurkan dan mengimplementasikan berbagai program yang relevan.  Termasuk diantaranya adalah Kelas Riset ini. Secara umum kelas ini memang khusus mengatur masalah-masalah administratif dan bukan substantif. Fokus bidang ini bukan tanpa alasan karena hasil survey kepada mahasiswa kimia tingkat akhir (Sedang Penelitian) sebagian besar menunjukkan bahwa aspek administratif sebagai penyebab tidak lulus tepat waktu.

Semoga upaya-upaya ini bisa membuahkan hasil dan sekaligus makin meningkatkan kualitas mahasiswa kimia terutama dalam aspek pelaksanaan riset yang merupakan aktivitas akademik paling akhir yang dilaksanakan oleh seorang mahasiswa.  Silahkan para mahasiswa prodi kimia memberikan kontribusi maksimal dengan menjalankan proses akademik yang lebih efektif dan memanfaatkan program-program yang ada untuk mmeningkatkan kualitas diri dan lembaga. Tapi jangan lupa jaga kesehatan sehingga aktivitas akademik termasuk riset dapat dilakukan secara optimal dan ‘BERENERGI’, demikianlah pesan pemateri diakhir sesi (LOS).